Jumat, 06 April 2012

kamu ber-e-vo-lu-si


Mungkin sedikit egois ketika aku mulai menggerutu karena kesibukanmu, dan kamu mulai lupa mengirimiku kabar, karena seringkali aku juga lupa dan berbuat hal yang sama. Tetapi sebelumnya kau tidak pernh melupakan hal itu. Aku hanya sedikit terkejut ketika kau mulai menunjukkan sedikit demi sedikit perubahanmu.
Mungkin aku egois, ketika aku sedikit merindukan hal yang dulu sering kita lakukan, saat kita berdua belum mulai lelap saat jam menunjukkan pukul 3 subuh, karena kita berdua memulai perbincangan untuk topic yang sebenrnya tdk menarik, entah itu harus rela olahraga jari dengn mengetik sms smpai bbrapa karakter, atau harus mmpersiapkan baterai hp yng full hanya untuk bisa mendengarkan suaramu. Ya aku rindu kamu menelponku sekali atau dua kali dlm sehari. Bukan karena tidak tahu keberadaanku,  lantas karena tdk ingin mngetik sms yg memakan waktu lama, kamu bertanya “dimana ko ini?” setelah menjawab, pembicaraan kita berakhir bersmaan dengan tulisan CALL ENDED yang tertera di layr hpku. Untuk hal ini mungkin aku sedikit egois, karena kita sudah sama-sama sibuk, mengurus banyak hal yang sudah menjadi tnggungjawab kita, tapi aku selalu ingat kata-katamu, “waktu sehari memang tidak pernah cukup untuk kita, dan aku selalu merindukanmu.” Aku tidak pernah ingin mencri tahu mengapa sekarang kau tidak pernh lagi menelponku, aku tidak ingin menjdi wanita yang terllu banyak menuntutmu.
Mungkin memang benr aku egois, karena aku menruh harapanku yang terlalu besar dipundkmu. Bahwa aku ingin menjadi satu-satunya wanita yang kau cintai dan prioritaskan selain ibu dan kakak perempuanmu. Sehingga sikap wanitaku selalu muncul, aku ingin selalu diperlakukn secara special, seakan-akan tidk ada lagi wanita yang kau perlkukan sama seperti diriku.
Aku memang egois, karena tidak bisa menerima perubahanmu, yang muncul secara tiba-tiba..apakah kau sedang mengalami evolusi?? Sedikit demi sedikit kau mulai menunjukkan perubhnmu. Atau kau ingin ku melihat bhwa kau adalah manusia biasa yang sifat alamiahnya tidak pernah puas? Lantas 8 bulan membuatmu bosan berlaku special kepadaku. Mungkin kita sama-sama tidak merayakan hari valentine tgl 14 februari itu. Entah apa alsanmu, aku tidk pernah berniat untuk menanykannya padamu, hanya saja kenapa orang-orang berlaku special pada orang yang di cintai hanya sekali dalam sethun..? dan aku tidak pernah mau itu terjadi pada kita.
Ya, aku egois. Buktinya kita sama-sma tidak bisa mempertahankan hubungn kita. Mungkin kau sudah tidak menjdikanku orng yang specil lgi ya? Karena setiap kali kita bertengkar, kau lebih memilih pergi dan  menyelesaikn masalah kita dengan caramu sendiri. Berbeda dengan dulu, kau selalu mencariku, menelponku ketika  jarak memang sulit untuk kau tempuh dan  mengtakn “aku tidak mau pisah”, dan aku merasa special karenanya, bahwa aku memang seseorang yang berharga. Jauh Berbeda dengan jawabanmu sekrang “aku tidak mau pisah, tapi kalau itu sudah menjadi maumu…..”, ya kau menerimanya, dan aku merasa aku bukan seseorang yang patut untuk diperjuangkan lagi, tidak seperti dulu. Ya, memang benar, kata orang dulu dan sekarang itu berbeda, begitupun dengan dirimu. Kamu telah jauh berbeda. Gambran diriku di mtamu terlihat samar-samar sekarang.
Jika ada sesuatu atau seseorang yang membuatmu mulai seperti ini, mungkin sedikit demi sedikit aku akan mulai mencoba untuk menerimanya, bahwa aku tidk lagi menjdi seseorang yang berbeda, yang special, dan berharga buatmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar